MAAF, BLOG INI MASIH DALAM PENGEMBANGAN ,,, FORUM SILATURAHMI LASKAR NUSAKAMBANGAN BATAVIA,, SILAHKAN KIRIMKAN KOLEKSI FOTO , ARTIKEL, SARAN KALIAN MELALUI EMAIL (lanusbatavia@yahoo.com).. kiriman yang layak akan kami muat dalam blog ini -------------------------->>>> kunjungi juga FORUMLANUSBATAVIA.BLOGSPOT.COM

PSIS Ungguli PSCS 1-0

PSIS meraih kemenangan tipis dalam laga kandang melawan PSCS Cilacap sore tadi. PSIS menang 1-0 berkat gol semata wayang Heri Susilo pada menit ke 43 setelah terjadi kemelut di depan gawang PSCS.
PSIS sebenarnya berpeluang menambah gol karena unggul jumlah pemain. Sebab, dua pemain PSCS, Junjin dan Sapto Dadari diusir wasit setelah melakukan pelanggaran keras. Pertandingan memang berjalan keras sejak awal. Penjaga gawang PSIS Basuki sempat bersitegang dengan salah satu pemain PSCS Cilacap. Ketegangan juga merambat di tribun penonton. Suporter PSCS dan Snex hampir terlibat kericuhan setelah kedua suporter ini saling adu yel.
Permainan keras sore tadi tampaknya buntut panjang dari keributan saat kedua tim bertemu di kandang PSCS. Saat itu, siporter kedua tim juga terlibat aksi saling lempar. Bahkan saat itu Heri Susilo dan pemain PSCS Dedean dihadiahi kartu merah wasit

PSCS Cilacap Tumbangkan PSIM Yogyakarta

Tim tuan rumah PSCS Cilacap berhasil menundukkan PSIM Yogyakarta, 2-1 (1-1), dalam laga lanjutan Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama Grup II di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Sabtu petang.
Dua gol kemenangan PSCS ini berhasil diciptakan oleh Julia Mardianus pada menit ke-35 dan Reza Dhini pada menit ke-70, sedangkan gol semata wayang PSIM diciptakan Engkus Kuswaha beberapa detik sejak dimulainya babak pertama.
Pertandingan yang disaksikan sekitar 8.000 pasang mata tersebut berlangsung sangat seru sejak peluit tanda dimulainya babak pertama ditiup wasit Iwan Sukoco dari Malang.
Apalagi sejak tuan rumah PSCS Cilacap kecolongan satu gol yang diciptakan PSIM Yogyakarta beberapa detik setelah tendangan bebas dimulainya babak pertama.
Pemain PSIM bernomor punggung 32, Engkus Kuswaha, memanfaatkan kelengahan kiper PSCS, Handoyo, sehingga tendangan lambatnya bisa bersarang di gawang tuan rumah PSCS dan kedudukan pun berubah menjadi 0-1 untuk PSIM Yogyakarta.
Mahop Guy Harve dan kawan-kawan yang merasa kecolongan atas gol tersebut langsung melancarkan serangan balasan untuk membobol pertahanan anak-anak asuhan Maman Durachman yang lebih banyak bertahan.
Akan tetapi, serangan anak-anak asuhan Agus Riyanto ini sering kali patah. Bahkan sejumlah peluang gol gagal dimanfaatkan dengan baik oleh PSCS untuk membobol gawang PSIM yang dijaga kiper Agung Prasetya.
Seperti yang terjadi pada menit ke-3, tendangan Sapto Dhadari terlalu menyamping sehingga bola hanya mengenai mistar gawang PSIM sebelah kanan dan keluar lagi.
Demikian pula dengan tendangan Reza Dhini pada menit ke-7 dan ke-15 yang terlalu menyamping ke kiri sehingga gagal membobol gawang PSIM.
Sementara PSIM yang mendapat kesempatan menyerang, gagal memanfaatkan peluang gol yang ada.
Tendangan bebas yang dilakukan Abda Ali pada menit ke-17 terlalu tinggi sehingga bola hanya melintas di atas mistar gawang PSCS.
Tim PSCS yang nyaris kebobolan tersebut semakin membabi-buta dalam melancarkan serangan hingga akhirnya tendangan bebas yang dilakukan Julia Mardianus pada menit ke-35 berhasil menjebol gawang PSIM sehingga kedudukan berubah menjadi 1-1.
Keberhasilan mengubah skor tersebut menjadikan para pemain PSCS semakin percaya diri dalam melancarkan serangan ke pertahanan PSIM.
Akan tetapi, upaya untuk menciptakan gol kembali berulang kali gagal sehingga kedudukan tetap imbang 1-1 hingga berakhirnya babak pertama.
Memasuki babak kedua, pertandingan antara kedua kesebelasan semakin memanas.
Apalagi para pemain PSIM sering kali terlihat bermain kasar sehingga para suporter PSCS pun tidak terima.
Bahkan pada menit ke-65, pelatih PSCS Agus Riyanto tampak emosi ketika melihat permainan kasar PSIM sehingga dia pun mencoba menghampiri pelatih PSIM Maman Durachman.
Upaya Agus tersebut dihalang-halangi petugas keamanan, sehingga para penonton pun menjadi emosi dengan melempar botol air mineral.
Meskipun diwarnai kericuhan, pertandingan antara PSCS dan PSIM tetap berjalan.
Tendangan bebas yang dilancarkan Reza Dhini pada menit ke-70 berhasil bersarang di gawang PSIM sehingga kedudukan berubah menjadi 2-1 untuk PSCS. Hingga berakhirnya babak kedua, kedudukan tetap 2-1 (1-1) untuk PSCS Cilacap.

Tanpa Pemain Pilar, PSCS Unggul 2-0 Atas Persik

PSCS berhasil mendulang poin penuh dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama Liga Ti-Phone Indonesia setelah unggul 2-0 atas Persik Kediri, Rabu (06/04/2011) di stadion Wijayakusuma sore.
Dua gol kemenangan tim Laskar Nusakambangan itu dicetak Reza Dhini akhir babak pertama. Satu gol lagi disumbangkan Hari Nur Yulianto menit ke-74.
Bermain dihadapan pendukungnya sendiri, pelatih PSCS Agus Riyanto tidak menurunkan sejumlah pemain kunci seperti M. Fatchul, Eka Wijayanto, Jun Jin dan Lee So Hyung dalam skuad lantaran terkena akumulasi kartu dan cedera. Selain itu, dia juga memasang Tri Atmadi, Wahyu Tri dan Firdaus sebagai pemain pengganti.
Dengan materi pemain lapis kedua, di babak pertama PSCS harus bersusah payah untuk bisa menembus pertahanan Persik Kediri yang dijaga Heri Prasetyo. Hingga paruh babak pertama permainan anak asuhan Agus Riyanto tampak kurang padu. Koordinasi antar lini tidak berjalan dengan baik sehingga seringkali pemain salah oper.
Kendati demikian serangan lini depan pemain PSCS yang mengandalkan Reza dan Hari dibantu Taryono mampu membuat pertahanan belakang Persik kewalahan. Pada masa enjury time, Reza Dini akhirnya memecah kebuntuan serangan setelah melesakan bola ke gawang Persik melalui sundulan kepala. Tuan rumah unggul 1-0, keudukan ini bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua dihadapan dukungan penuh para suporter PSCS masih unggul dalam penguasaan bola. Ancaman demi ancaman terus diciptakan Mahop Guy cs. Namun peluang terbuang begitu saja.
Pada menit ke-66, Agus Riyanto memasukan Tri Atmaji menggantikan Taryono yang mengalami cedera dengan harapan menambah serangan.
Delapan menit kemudian, lewat tusukan dari sebelah kiri pertahanan Persik mengirimkan bola lambung ke depan gawang. Bola lambung disambut tandukan kepala, bola yang mengarah ke sebelah gawang Persik tak mampu dijangkau Heri Prasetyo. Kedudukan berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Dengan hasil ini, selain melakukan revans pada putaran pertama terhadap Persik, sekaligus mengangkat posisi PSCS ke urutan 9 klasemen sementara grup II dengan poin 27.
Susunan Pemain
PSCS Cilacap
Handoyo, Sapto Dardari, Dedeyan Surdani, Tri Asmoro Jati, Mahop Guy, Julia Mardianus, Mahdi Haris (Firdaus), Fajar Listiantara (Wahyu Tri), Taryono (Tri Apmadi), Hari Nur Yulianto, Reza Dini.
Persik Kediri
Heri Prasetyo, Choirul Rivan, Slamet Sampurno, Tito Purnomo, Saiful Indra Cahya, Ligimin Raharjo, Wawan Widiyantoro, Mekan Nazirof, Fariz Aditama, Sigit Sudarman, Dodit Fitrio